Hariankripto – Pasar kripto kini menahan napas menyambut rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Januari 2026. Banyak investor, mulai dari institusi besar hingga trader kripto, percaya bahwa Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat akan menahan suku bunga acuan di rentang 3,5% hingga 3,75%.
Trader Kripto Pasang Taruhan Besar Meski Konsensus Tahan Suku Bunga Kuat
Pasar memperkirakan peluang 97,2% The Fed akan mempertahankan suku bunga menurut CME FedWatch Tool. Berdasarkan hal tersebut para trader tetap memasang taruhan besar atas kemungkinan perubahan.

Data blockchain menunjukan, sebuah wallet baru bahkan berani mempertaruhkan $23.000 pada tiga skenario. Ketiga skenario tersebut merupakan kenaikan 25 bps, penurunan 25 bps, atau penurunan lebih dari 50 bps. Jika salah satu skenario langka itu terjadi, wallet tersebut bisa meraup hingga $5,64 juta.
Data dari Polymarket juga membuktikan bahwa posisi taruhan “out of consensus” ini masih aktif. Meski mayoritas yakin tidak ada perubahan, sebagian trader tetap membayar mahal untuk peluang menang besar jika The Fed tiba-tiba mengambil langkah tak terduga.
The Fed Kini Lebih Waspada Hadapi Inflasi dan Pengangguran
Rapat FOMC kali ini terjadi di tengah inflasi yang masih tinggi dan tanda-tanda awal pelemahan pasar tenaga kerja AS. Selama tiga rapat terakhir, The Fed terus memangkas suku bunga untuk menghindari lonjakan pengangguran. Namun, dalam rapat terakhir, banyak pejabat tampak setuju untuk jeda pemangkasan demi melihat perkembangan ekonomi lebih lanjut.
Sejarah mencatat bahwa pejabat The Fed tetap mengutamakan risiko inflasi, bahkan saat pengangguran naik tajam. Contohnya, pada April 2009, saat inflasi rendah dan pengangguran menembus 9%, sebagian pejabat tetap khawatir terhadap potensi kenaikan inflasi. Pola kehati-hatian inilah yang membuat pasar ragu The Fed akan memotong suku bunga lebih jauh di tahun ini.
Efek Keputusan The Fed pada Pasar Kripto dan Emas
Keputusan The Fed tidak hanya mempengaruhi Wall Street, tetapi juga pasar kripto global. Saat ini, kapitalisasi pasar kripto menyentuh $2,97 triliun, naik tipis 0,25% harian, meskipun Bitcoin, Ethereum, dan XRP cenderung melemah. Analis kripto seperti Vlad Pivnev menyebut peluang stagnasi suku bunga sebesar 99%, namun mengingatkan adanya potensi volatilitas jika data ekonomi berubah.
Chief US Economist Anna Wong memberikan perspektif menarik terkait Kevin Warsh yang berpotensi menjadi pilihan Trump. Wong mencatat bahwa pada April 2009, tujuh bulan setelah Lehman Brothers kolaps, terjadi inflasi core PCE di 0,8% dan pengangguran di 9% . Warsh menyatakan masih lebih khawatir terhadap risiko kenaikan inflasi daripada risiko penurunan.
Selain menunggu keputusan The Fed, pergerakan harga di pasar kripto juga dipengaruhi oleh perpindahan investor ke emas dan perak di tengah ketidakpastian geopolitik global. Aset safe haven tradisional ini menjadi pilihan investor yang mencari perlindungan dari volatilitas pasar.






















